+6282245114689

Senin - Minggu 24 Jam

Wisata di Bali, Jangan Lupa ke Sini!

  ,  by admin artikel,  blog

Indonesia kaya akan tempat-tempat wisata untuk melepas penat dari rutinitas seharian bekerja. Dan Bali menjadi salah satu destinasi yang selalu mempesona untuk dikunjungi. Jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukan tour di Bali, maka ada beberapa tempat yang sayang untuk dilewatkan. Apa saja tempat tersebut? Salah satunya adalah Pura Beji.

Kalau melakukan wisata di Bali, tentu Anda akan menyadari kalau banyak sekali pura yang ada di kota ini. Hal tersebut bisa dimaklumi, karena mayoritas penduduk Bali beragama Hindu. Jadi, karena alasan inilah di Bali banyak dibangun pura sebagai tempat peribadatan mereka.

Salah satu pura yang memiliki keistimewaan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri, yakni Pura Beji yang terletak di desa Sangsit. Pura Beji ini sudah ada sejak zaman ke-15. Meski begitu, keasliannya tetap terjaga sehingga menarik para wisatawan untuk mengunjungi tempat ini. Mungkin salah satu yang membuat para wisatawan penasaran adalah di pura Beji ini terdapat dua  buah patung, yang diyakini sebagai patung warga Belanda. Yang pertama yakni seseorang yang memegang gitar. Yang kedua adalah sosok yang memegang rebab. Kedua patung ini bisa Anda temukan waktu ke Jeroan Pura, ketika berjalan di Kori Agung.

Mungkin banyak orang yang belum mengenal Puri Beji. Hal ini dilihat dari masih sedikitnya agen wisata di Bali yang memasukkan Pura Beji sebagai pilihan destinasinya. Memang apa sih daya tarik yang dimiliki Puri Beji? Silakan disimak penjelasan lengkapnya!

Sebenarnya tidak ada dokumen resmi yang bisa menjelaskan asal muasal Pura Beji. Hal inilah yang menginspirasi masyarakat untuk membuat sendiri cerita singkat tentang Pura Beji. Kalau dalam sebuah pura, biasanya dibuat dengan tujuan khusus, maka di Pura Beji seringnya diadakan pemujaan terhadap Dewi Sri yang mana adalah Dewi Kesuburan. Kesuburan ini tentu erat kaitannya dengan bidang pertanian. Hal inilah yang juga melatarbelakangi munculnya desas-desus yang mengatakan bahwa Pura Beji adalah pura subak.

Pura Beji ditengarai dibangun saat masa kejayaan Majapahit 15 abad silam. Seluruh penjuru Pura dihiasi oleh ukiran-ukiran khas Bali Utara dengan gaya Buleleng. Lihat saja di bagian pintu gerbangnya! Anda akan disambut dengan keelokan dua ekor naga yang dianggap sebagai penjaga pura. Selain itu hiasan lainnya adalah tumbuhan yang merambat dan motif bunga yang menghias setiap penjuru di Pura Beji ini.

Upaya pengembangan terus menerus dilakukan untuk mendukung salah satu objek wisata yang terletak di Kecamatan Sawan Kabupaten daerah Tingkat II Buleleng ini. Masalahnya, meski dikenal sebagai objek wisata, fasilitas pendukung yang ada belum cukup memadai. Hanya ada sebuah lahan parkir yang hanya cukup untuk beberapa mobil saja. Padahal, di Pura Beji ini setiap tahunnya diadakan tiga kali piodalan. Piodalan adalah semacam upacara adat masyarakat Bali. Piodalan pertama dilaksanakan saat Purnama Kedasa. Piodalan kedua diselenggarakan saat Purnama Desta, atau masyarakat lebih mengenalnya dengan istilah upacara nangluk merana. Sedangkan piodalan ketiga atau piodalan agung dilakukan saat Purnama Kapat.

Jadi, bagaimana? Jika Anda sedang tour di Bali, maka sempatkan untuk menikmati keindahan bangunan pura yang artistik dengan mengunjungi Pura Beji ini. Lokasinya cukup mudah untuk dijangkau menggunakan kendaraan roda empat, hanya perlu berjalan ke timur kota Singaraja kurang lebih 8 km, kemudian masuk sekitar 500 meter ke arah pantai. Selamat menikmati keindahan Pura Beji yang unik ini ya!


About Us

Kami menawarkan paket wisata dan sewa mobil dengan harga terjangkau dan relatif murah untuk membantu memperlancar liburan anda. Jika diperlukan, kami siap membantu pula merekomendasikan tempat penginapan sesuai dengan budget Anda.

Hubungi Kami

Alamat Kantor

Head Office: Jl.Taman Griya Badung - Bali , Indonesia

Top