+6282245114689

Senin - Minggu 24 Jam

Menilik Pesona Gunung Kawi Bali

  ,  by admin artikel,  blog

Saat Anda memilih Bali sebagai tempat wisata, maka Anda akan menemukan kelengkapan segala rekreasi di sini. Mulai dari pantainya yang mempesona, tari kecak yang sarat akan budaya, serta wisata purbakala di Gunung Kawi. Tenang, ketika wisata di Bali, gunung Kawi bukanlah seperti gunung yang Anda bayangkan. Tempat ini adalah cagar budaya yang akan memperkenalkan kita kepada sejarah-sejarah dan pengetahuan yang lalu.

Candi Gunung Kawi ini diperkirakan sudah dibangun sejak abad ke-11, pada masa pemerintahan raja Udayana. Jika Anda melakukan tour di Bali, pasti akan mendapatkan penjelasan, kalau awalnya Candi ini dibangun untuk tempat pemujaan Raja Udayana. Hal ini diperoleh dari penafsiran Prasasti Tengkulak yang berangka tahun 945 Saka. Dalam prasasti tersebut dijelaskan bahwa terdapat kompleks pertapaan bernama Amarati di daerah tepi Sungai Pakerisan. Dan para arkeolog sepakat, bahwa Amarati yang dimaksud mengacu kepada letak  Candi Gunung Kawi ini.

Gunung Kawi menurut istilah bahasanya memiliki makna gunung yang artinya gunung dan kawi yang artinya pahatan. Hal ini sesuai dengan keadaan candi Gunung Kawi yang bisa Anda jadikan sebagai salah satu destinasi jika memiliki kesempatan tour di Bali. Candi Gunung Kawi memang terbuat dari batu tebing yang dipahat sehingga membentuk bangunan unik nan cantik.

Candi Gunung Kawi memiliki 10 candi yang tersebar di tiga titik. Dijelaskan bahwa lima candi terdapat di sebelah timur Sungai Pakerisan, sementara sisanya tersebar di dua titik yang ada di sebelah barat sungai. Lima candi yang di sebelah timur inilah yang disebut sebagai kompleks utama dan dikenal dengan nama candi lima. Candi tersebut didedikasikan untuk keluarga Raja Udayana, yakni sang permaisuri bernama Gunapriya Dharmapatni yang memiliki tiga orang anak, yaitu Airlangga, Marakata, dan Anak Wungsu.

Kelompok yang kedua, yang terletak di sebelah barat sungai dikenal dengan nama candi empat. Candi empat didedikasikan untuk selir dari Anak Wungsu. Dan yang terakhir adalah candi satu yang terletak di sebelah barat daya yang konon diperuntukkan untuk sang perdana menteri yang menjabat pada masa pemerintahan Anak Wungsu.

Mengunjungi Candi Gunung Kawi dalam wisata di Bali, Anda akan merasakan suasana yang asri karena kompleks candi dihiasi rimbunnya pepohonan dan tak lupa juga aliran air sungai yang akan menambah kesegaran. Untuk menyambut kedatangan Anda, ada 315 anak tangga yang harus dilewati untuk menemukan keindahan situs purbakala ini.

Yang menarik dari bangunan Candi Gunung Kawi adalah Anda dapat menemukan sebuah wihara di sebelah barat kompleks candi. Bentuknya seperti sebuah ruangan yang dibuat dari batu-batu tebing yang dipahat, tetapi dilengkapi lubang untuk sirkulasi udara. Konon, tempat ini dijadikan sebagai tempat bertapa para Budha. Candi bercorak Hindu yang berdampingan dengan kompleks pertapaan Budha tentu memberikan kita hikmah kehidupan yang dalam, yakni toleransi keagamaan dan harmonisasi masyarakat Indonesia telah ada sejak jaman dahulu kala.

Meskipun dikenal sebagai sebuah situs purbakala yang dilindungi, tetapi candi ini pun masih aktif digunakan sebagai tempat peribadatan masyarakat sekitar. Untuk mencapai lokasi ini, jarak yang ditempuh cukup mudah, yakni sekitar 1 jam dari Denpasar, bisa menggunakan motor atau kendaraan beroda empat. Namun jika Anda berangkat dari Gianyar, Anda hanya memerlukan waktu 30 menit saja. Bagaimana? Mudah dan dekat bukan? Jadi kapan lagi nemu destinasi wisata yang lengkap seperti ini? Dari sisi sejarah, kesejukan, juga keunikan, candi Gunung Kawi tentu menarik hati.


About Us

Kami menawarkan paket wisata dan sewa mobil dengan harga terjangkau dan relatif murah untuk membantu memperlancar liburan anda. Jika diperlukan, kami siap membantu pula merekomendasikan tempat penginapan sesuai dengan budget Anda.

Hubungi Kami

Alamat Kantor

Head Office: Jl.Taman Griya Badung - Bali , Indonesia

Top